13 Juli Ketua PDRI menyerahkan mandatnya

Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) adalah penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia periode 22 Desember 1948 – 13 Juli 1949. Pemerintahan ini dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat. Sesaat sebelum Soekarno dan Moh. Hatta ditangkap Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara.

Syafruddin Prawiranegara, diangkat sebagai Ketua PDRI merangkap sebagai Menteri Pertahanan,  Menteri Penerangan, dan Menteri Luar Negeri ad interim. Sementara T. M. Hassan, yang sebelumnya menjadi Gubernur Sumatera diangkat sebagai Wakil Ketua PDRI merangkap menjadi Menteri Dalam Negeri, Menteri PPK, dan Menteri Agama.

Syafruddin Prawiranegara menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 setelah Soekarno-Hatta dibebaskan Belanda. Penyerahan mandat tersebut secara otomatis mengakhiri keberadaan PDRI. Dengan demikian, PDRI berjalan selama 207 hari. Dengan adanya PDRI, Negara Indonesia dapat memenuhi syarat sah sebagai negara, yaitu adanya kepemimpinan. Keberadaan PDRI sekaligus membatalkan pernyataan Belanda tentang telah hilangnya RI akibat Agresi Militer II.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *